Dari potongan waktu dua puluh empat jam sehari, senja menjadi salah satu waktu yg 'rawan'.
Mengapa ?
Sebab, di waktu selepas Ashar ini setan-setan mulai berkeliaran. Anak-anak kecil ditahan di rumah mereka sementara waktu. Pintu dan jendela dikunci rapat-rapat dengan menyebut asma Allah, Rabb bagi semesta.
Senja juga menjadi konotasi dari masa tua.
Ya, masa yang seharusnya kita tinggal menikmati apa-apa yg kita upayakan di masa muda.
Senja pun menjadi titik balik kehidupan kita. Setelah kedewasaan dan kematangan sikap kita capai, tak jarang kita kembali ke masa yang teramat belia, layaknya batita-balita. Disusul dengan penurunan fungsi kerja tubuh. Akrablah kita dengan istilah tua-renta.
Lantas, sudahkah kita mempersiapkan diri untuk tiba di masa senja ?
Tanyaku pada diriku, dan tanyamu untuk dirimu.
Komentar
Posting Komentar